Pallet Kayu atau Plastik yang Paling Baik?

Sampai saat ini pallet kayu masih menjadi perangkat werehousing yang paling banyak digunakan dan dicari. Bahkan selain di negara-negara berkembang seperti Indonesia, pallet kayu juga banyak dipakai di Amerika Serikat. Kendati demikian, beberapa orang lebih memilih pallet plastik ketimbang pallet kayu sebagai pilihan untuk menyimpan dan memindahkan barang. Lalu apakah kedua jenis pallet itu memang sangat berbeda dari segi kualitasnya? Mana yang terbaik dan harus dipilih?

Memahami Perbedaan Pallet Kayu dan Plastik

Sebelumnya Anda harus mengetahui dulu apa perbedaan pallet kayu dan pallet plastik. Secara garis besar, pallet kayu dan plastik memiliki perbedaan dari material atau bahan dasar pembuatnya. Pallet kayu terbuat dari kayu, sementara pallet plasti sudah pasti dibuat dari bahan plastik. Tapi ada beberapa hal yang membedakan antara pallet kayu dan plastik secara lebih spesifik.

Pallet kayu bisa didaur ulang, serta diperbaiki apabila rusak. Dari segi harga juga lebih murah dan lebih kokoh untuk menahan tumpukan benda yang berat. Namun, kelemahan dari pallet kayu adalah lebih mudah rusak karena mengeluarkan uap air, bisa dimakan rayap, atau memiliki paku yang bisa merusak barang.

Sementara pallet plastik sedikit berbeda dengan pallet kayu. Pallet ini lebih tahan lama, bebas serangga, bersih, lebih tahan cuaca, dan tidak memiliki paku seperti pallet kayu. Tapi perlu Anda ketahui, harga pallet plastik bisa tiga kali lipat dari harga pallet kayu. Apalagi jika sudah rusak, tentu tidak bisa dperbaiki serta tidak terlalu kokoh.

Setelah Anda memahami perbedaan antara pallet kayu dan pallet plastik, Anda juga mesti mempertimbangkan industri yang Annda operasikan. Pertimbangkan lingkungan serta produk yang nantinya akan ditempatkan pada pallet kayu atau plastik. Apabila industri berada di dalam lingkungan yang tertutup, maka Anda dianjurkan untuk menggunakan pallet plastik. Contohnya seperti susu, otomotif, farmasi, dan sebagainya.

Bukan hanya itu, tapi biaya perjalanan juga perlu menjadi pertimbangan. Jika Anda menggunakan pallet kayu, maka saat mengantar perjalanan pallet tidak perlu dikembalikan lagi. Tapi untuk pallet plastik, Anda harus mendapatkan pallet itu kembali. Jadi apabila Anda kurang puas dengan tingkat pengembalian, pertimbangkanlah dalam manajemen pallet kayu.

Pemilihan Pallet Kayu atau Plastik yang Ramah Lingkungan

Pemilihan pallet kayu dan plastik juga perlu mempertimbangkan faktor lingkungan. Untuk pallet plastik biasanya memang lebih awet. Tapi jika sudah rusak, tidak bisa lagi diperbaiki. Anda pasti akan membuang banyak limbah plastik yang diketahui akan merusak lingkungan. Berbeda halnya dengan pallet kayu, di mana tebruat dari sumber daya alam. Pastinya pallet kayu lebih mudah diperbaiki saat rusak. Jika sudah rusak parah dan tidak bisa diperbaiki, maka bisa langsung dibakar atau didaur ulang menjadi barang lainnya.

Faktor keamanan juga sangat penting dan memengaruhi lingkungan. Baik pallet kayu maupun pallet plastik pasti akan mudah terbakar. Jika terjadi, maka akan membahayakan diri Anda serta lingkungan sekitar. Maka dari itu pahamilah kode api gudang pallet kayu dan plastik. Pada pallet plastik, umumnya akan terbakar pada suhu atau temperatur yang jauh lebih tinggi ketimbang pallet plastik. Tapi jika Anda memilih pallet plastik ketimbang pallet kayu, pahami kode api dulu sebelum membeli.

Terlepas dari memahami perbedaan antara pallet kayu dan plastik serta Anda juga harus mendidik diri Anda mengenai aturan ekspor baru. Untuk mengirim barang ke luar negeri menggunakan pallet. Anda tidak bisa mendapat kembali pallet Anda, jadi pallet plastik akan menjadi hambatan bagi Anda. Semoga setelah ini Anda bisa menentukan apakah pallet kayu atau plastik yang cocok untuk Anda.

Leave a Comment